~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
Chinen POV"Emmaaaaakkkk....!!!!!" teriak gadis itu sambil menggedor-nggedor pintu.
"He? Nande?" tanyaku sambil sweat drop dan berjalan kearahnya.
"Aaaaaa~~~~ Baka!!!" kata gadis itu sambil memukul-mukul pintu yang terkunci.
Aku menghentikan langkahku, lalu... "Mau kau pukul berapa kali pun pintu itu takkan terbuka." batinku.
"Hey!! Jangan mengejek sembarangan ya?!!" kata Yama-chan tiba-tiba dengan nada tidak suka.
"Ya! Kau gak berhak mengejek Chinen!!" kata Yuto tiba-tiba.
"Ehh??" gumamku heran.
"Sudah.. sudah.." kata Takaki yang mencoba melerai mereka bertiga yang sudah adu mata. *sweat drop* =="
"Aku gak ejek dia! Aku cuma kesal! Betapa bodohnya aku mengejar kalian dan akhirnya terperangkap juga disini!! Arrggh!!!!" kata gadis itu kesal.
"Hmm??" gumamku, "Memangnya ada yang salah dengan rumah ini?" tanyaku pada gadis itu.
"Jelas!!"
"Apanya yang salah?" tanyaku penasaran lalu melihat sekeliling ruangan tempat kami berada sekarang.
Chinen's POV end
======================================
Yabu's POV"Memangnya ada yang salah dengan rumah ini?" kata Chii-chan.
Kemudian aku melihat sekeliling. "Ya! Ada yang salah dengan rumah ini." pikirku. "Tapi apa??" tanyaku dalam hati sambil berpikir. (Bayangin wajahnya Raito Yagami pas mikir)
"Jelas!!" kata gadis itu.
"Apanya yang salah?" tanya Chii-chan.
Lalu aku melihat sesuatu yang aneh.
"Aa!! Are wa..!!" kata Hikaru tiba-tiba sambil menunjuk sesuatu. Dan aku dan juga yang lainnya pun menoleh ke arah yang ditunjuk Hikaru.
"Nani?" tanyaku.
"Kucing tuh...." kata Inoo yang sudah daritadi melihat kearah yang sama dengan yang ditunjuk Hikaru. Semuanya sweat drop. Dan aku pun menjitak Hikaru.
"Dasar!!!" kataku yang kemudian kembali mengamati keadaan sekitar. Sementara itu kulihat Hikaru cuma menjulurkan lidahnya karena berhasil mengambil perhatian dari semuanya.
Yabu's POV end
======================================
"Habisnya kalian serius-serius amat sih.. :P" kata Hikaru yang masih mengelus-elus bagian kepalanya yang tadi dijitak oleh Yabu."Geez..." kata Yamada.
"Ampun dah..." komen Yuto.
"Haha...^^" Dasar Hika-san." kata Chinen.
"Kau ini." kata Daiki, "Cari masalah saja. ckckckck"
"Yappari..." kata si gadis tiba-tiba. "Ternyata kalian sama sekali tak tahu tentang rumor rumah ini ya?!!"
"Eeeeh??" kata semuanya terkejut kecuali Yabu yang tampaknya sudah tahu, dan si gadis.
"Loh, Yabu? Kau sudah tahu ya?" tanya Daiki.
"Hem!!" kata Yabu sambil menganggukkan kepalanya.
"Jangan-jangan kau sengaja memilih tempat ini?!! :O" tanya Inoo dan Takaki curiga.
"Hooo??" kata yang lainnya kecuali si gadis.
*sweat drop* "Memangnya kalian sudah dengar tentang rumornya?? ==" Kok udah berpendapat seperti itu pada Yabu-san?" kata si gadis.
"Belum." kata mereka semua dengan tampang innocent, tentu saja kecuali Yabu dan si gadis yang sedang sweat drop.
"Eh, btw Yabu-san tahu ya? Cerita donk?!! :D" kata si gadis itu.
"Lah? Emangnya kamu gak tau po?" tanya Daiki.
"Ora, je.. :P wkwkwkwk" semuanya ngegubrak tanpa terkecuali.
"Geez..." kata mereka semua.
Kemudian, singkat cerita, Yabu pun menceritakan tentang kisah rumah tersebut. Dan kemudian atas inisiatif Hikaru yang disetujui juga oleh Takaki, Keito, Yabu, dan Yamada, yang kemudian juga sudah diratifikasi (#plakk!!!! >,< emangnya perjanjian apa'n diratifikasi segala?!!), akhirnya mereka pun membagi diri dalam kelompok kecil untuk mejelajahi rumah tua itu. Ada apa aja sih di dalamnya?? Dan bagaimana kericuhan yang terjadi saat pembagian kelompok?? fufufu
つづく。。。
Tidak ada komentar:
Posting Komentar