Bleach, Hana Kimi J&K-Lovers
Pagi hari yang cerah di JEC, sedang
diadakan J-Fest. Para anggota J&K-Lovers Hana Mori sedang menonton dengan
riang dan santai. Namun tiba-tiba sesuatu yang aneh terjadi. Cuaca yang tadinya
cerah berubah menjadi gelap gulita seperti akan ada badai saja.
Angin yang berhembus kencang membuat
suasana tambah mengerikan. Namun anehnya, tidak semua orang menyadari perubahan
cuaca yang mendadak ini. Sebagian dari mereka malah ada yang masih asyik
berkabaret ria (soalnya kebetulan sedang ada kabaret Bleach).
Tiba-tiba dari langit terbentuk sebuah
lubang besar berwarna hitam yang seolah-olah menampakkan bagian luar angkasa.
Dari lubang hitam itu tiba-tiba muncul sebuah sosok besar berwarna dominan
putih (mungkin kalo tidak besar bisa dikira pocong, soalnya waktu keluar
bentuknya emang seperti pocong dibalut kain berwarna putih). Begitu makhluk itu
keluar, beberapa orang berlarian dengan panik. Dan sesaat kemudian setelah
berlari-lari mereka langsung ambruk.
Makhluk apa itu?? Kenapa tidak semua
orang bisa melihatnya dan panik?? Kenapa tiba-tiba orang yang berlarian itu
langsung ambruk? Apa yang sebenarnya sedang terjadi???
#SOUL
SOCIETY
Dilaporkan adanya kemunculan hollow
dengan reiatsu aneh. Beberapa shinigami
yang ditugaskan menjaga tempat itu tidak mampu menanganinya. Bahkan ada
beberapa shinigami yang menghilang. Rapat para kapten pun diadakan.
Setelah rapat selesai, diputuskan bahwa
Byakuya Kuchiki, Hitsugaya Toushiro, Renji Abarai, Rukia Kuchiki, Hanataro, dan
pengganti shinigami, Ichigo Kurosaki, untuk pergi ke wilayah penyerangan para
hollow dengan tipe baru (kata Mayuri hollow itu tipe khas yang ada disana yang
muncul setiap 400 tahun sekali). Mereka pun berangkat ke Indonesia (tempat
munculnya para hollow aneh) setelah mendapatkan barang-barang yang dibutuhkan
dari Urahara. Seperti alat penterjemah dll.
#Jogja,
Indonesia
Setelah kejadian aneh di JEC –yang
kebetulan diliput tv- seorang gadis yang nyaris jadi korban, Spica, sedang menyelidiki
kejadian aneh itu. Sebelumnya dia sudah dapat peringatan dari seseorang tak
dikenal yang kebetulan selalu ditemuinya di dekat tangga kost (kamarnya di
lantai 2) waktu malam hari. Dan salah seorang senpai di tempat kostnya
–senpainya bisa lihat hal-hal ghaib- juga sudah memberi tahu.
Sebelumnya dia sering dengar suara aneh
di sekitarnya dan orang misterius itu selalu muncul. Dan setelah orang itu
muncul suara-suara aneh itu pun menghilang. Orang misterius itu berbaju hitam
seperti kimono. Ya!! Orang itu adalah shinigami penjaga kota itu yang entah
sejak kapan memperhatukan Spica.
Sebenarnya itu semua bukan urusannya.
Tapi karena kedua temannya menjadi korban setelah melindunginya, makanya dia
mati-matian mecari tahu mengenai apa yang sebenarnya terjadi di JEC. Karena
anehnya setelah kejadian di JEC kemarin yang memakan banyak korban,
makhluk-makhluk itu tidak muncul lagi. Begitu juga shinigami yang selalu
mengunjunginya.
#Bandara
Narita
Para shinigami yang menggunakan gigai
dan Ichigo –Kon juga ikut- berangkat ke Indonesia.
#Bandara
Adi Sucipto
Para shinigami tiba di Jogja. Mereka
menggunakan seluruh peralatan yang diberikan Urahara. Mereka juga menyewa
seorang tour guard seperti saran Ichigo.
Saat ini mereka sedang menunggu tour
guard mereka untuk menemukan mereka setelah ditelepon oleh Byakuya selaku ketua
dalam ekspedisi kali ini (Apa??!! Ekspedisi?? Ekspedisi alam ghaib ya?? Khe khe
khe).
Tour guard mereka pun akhirnya menemukan
mereka setelah kira-kira hampir 1 jam mereka menunggu.
“Dasar tour guard tidak berpengalaman!!“
batin Ichigo kesal.
Akhirnya mereka pun diantar ke Jogja
Town House untuk menginap disana. Dan selama 3 hari mereka jalan-jalan keliling
kota Jogja. Dan 4 hari selanjutnya keluar kota. Mereka kelilingi semua tempat
di propinsi Yogyakarta.
Saat ke JEC –kebetulan disana ada
pameran kuliner, mereka merasakan sisa-sisa reiatsu yang cukup besar. Malam
harinya Hitsugaya, Ichigo dan Renji memeriksa tempat itu.
#JEC
“Hitsugaya-taichou, bagaimana?” tanya
Renji pada Hitsugaya yang sedang memeriksa tempat itu.
“Aneh! Bahkan sisa-sisa pertempuran pun
tidak ada.” kata Hitsugaya serius.
“Itu berarti disini tidak pernah terjadi
perlawanan kan?” tanya Ichigo.
“Ya!” jawab Hitsugaya.
DEG!! Tiba-tiba mereka merasakan reiatsu
yang aneh.
“Dari arah sana!!” kata Hitsugaya seraya
berlari ke arah samping JEC.
“Eh?!! Tunggu Toushiro…!!” panggil
Ichigo.
“Hitsugaya-taichou…!!” teriak Hitsugaya
pada Ichigo yang memanggilnya Toushiro.
Mereka pun menuju ke arah asal reiatsu
aneh itu. Tapi begitu mereka sampai reiatsu itu langsung menghilang.
“Me-menghilang!!” kata Renji.
“Ya! Bagaimana bisa?” tanya Ichigo.
“Mana kutahu…!!!” jawab Hitsugaya.
Krosak!! Krosak!! DEG!! Semuanya
merindnig. Glek!!
“Da-dari arah semak-semak…” kata
Hitsugaya lirih.
Lalu mereka semua membungkukkan badan
bersembunyi di dekat mushola seraya menunggu apa yang akan keluar dari
semak-semak. Lalu…
“Miaaww…” Seekor kucing muncul.
“Meeooong… Meooong… Meoooong…” terdengar banyak suara kucing.
“Eh??!!” lalu Ichigo mendekati
semak-semak dan melihat ada anak kucing disana.
“Oh! Habis melahirkan ya??!!” kata
Hitsugaya yang entah sejak kapan sudah berada disamping Ichigo dengan mata
berbinar-binar. “Ayo kita piara!!” kata Hitsugaya senang.
“Hah?!!” Ichigo dan Renji langsung sweat
drop melihat reaksi Hitsugaya yang aneh itu.
“Tidak apa-apa kan??!! Jika mereka
disini terus bisa-bisa mereka dimakan kucing lainnya. Lagipula induk kucing itu
juga meminta kita menjaganya.”
“Eh?!! Induk kucing? Memangnya kau bisa
bicara dengan hewan ya Toushiro??” tanya Ichigo.
“Hitsugaya-taichou! Lagipula siapa yang
bisa bicara dengan hewan? Induk kucingnya sudah tewas tuh!” kata Hitsugaya
sambil nunjuk ke ara kucing yang dari arah perutnya keluar darahnya.
“Tunggu! Kenapa perutnya bolong seperti
terkoyak begitu?!” tanya Ichigo.
“Aku juga tidak tahu!!” jawab Hitsugaya.
“Bukankah itu karena dia melahirkan?”
jawab Renji. Bletak!! “Aww…!!” Jitakan Ichigo sukses mendarat di kepala Renji.
“Mana ada melahirkan lewat perut dan sampai
perutnya terkoyak seperti itu?!!" kataIchigo.
“A-ada kok?!!” kata Renji yakin.
“Dimana?” tanya Hitsugaya yang mulai
heran.
“Di novel Breaking Dawn karyanya
Stephanie Meyer! Bella Swan kan melahirkan anaknya dengan cara perutnya dikoyak
oleh vampir lain karena Bella sendiri sudah tidak kuat!”
Alis Hitsugaya dan Ichigo naik turun
sambil sweat drop.
“Ah! Sudahlah! Kau ini memang terlalu
banyak baca buku aneh!” kata Hitsugaya seraya menggali lubang. (:O sejak kapan Renji suka baca buku?!!!)
“Eh?! Mau apa kau Toushiro?” tanya
Ichigo.
“Hitsugaya-taichou! Menurutmu aku sedang
apa?”
“Menggali tanah.” jawab Renji polos.
“Sudah tahu kan?!! Kalau begitu cepat
bantu!” suruh Hitsugaya.
“Memangnya untuk apa?” tanya Ichigo.
Duak!! Sebuah pukulan mendarat tepat di kepala Ichigo. “Apa-apaan sih?!” teriak
Ichigo pada Hitsugaya.
Hitsugaya pasang death glare. “Tentu
saja untuk menguburkan kucing itu! Baka!”
“Ukh… Ba-baiklah…” jawab Ichigo dan
Renji yang takut dijitak.
Sementara Ichigo dan Renji menggali
lubang, Hitsugaya mengambil kucing itu dan mengamati.
“Mungkin benar juga kata Renji. Kucing
ini memang dikoyak oleh sesuatu. Tapi jelas bukan untuk melahirkan anaknya.
Karena sepertinya anaknya itu sudah lahir beberapa hari sebelum ini. Tapi,
untuk apa?!” batin Hitsugaya dengan serius memperhatikan kucing itu, “Dan ini…!
Organ dalamnya banyak yang hilang. Jantung, paru-paru, hati, ginjal… Memangnya
ada ya, yang memakai kucing sebagai tumbal?” kata Hitsugaya yang langsung sweat
drop memikirkan hal itu. “Ah! Ini!! Reiatsu ini…!!”
“Hey, Toushiro! Mau seberapa dalam
lubangnya?” tanya Ichigo sementara Renji terus menggali. “Hey! Berhenti dulu
Renji!!”
“Hah?” jawab Renji yang langsung
menghentikan aktivitas menggali lubangnya.
“Sudah cukup kok!” Lalu Hitsugaya
berjalan ke arah lubang yang sudah mereka gali.
#Tempat
Kost Spica
Sementara itu, waktu sudah menunjukkan
pukul 23.00 WIB.
Spica yang baru pulang dari kuliahnya
memandangi tangga dimana dia biasa mendapati sosok shinigami -yang sejak
sebulan lalu- selalu membuatnya penasaran dan ngeri. Diapun lalu
bertanya-tanya, bagaimana dia bisa lihat? Dia kan tidak punya kelebihan
apa-apa?
#JEC
Hitsugaya, Ichigo dan Renji menguburkan
tubuh kucing itu. Lalu mereka terpaksa membawa pulang anak-anak kucing itu atas
permintaan induknya yang ternyata sudah menjadi roh. Lalu Hitsugaya meng-konsou
induk kucing tersebut setelah bersedia janji untuk merawat anak-anak kucing
induk itu.
つづく。。。
つづく。。。

