Kamis, 17 November 2011

AWAL MULA Part 1


Bleach, Hana Kimi J&K-Lovers

        Pagi hari yang cerah di JEC, sedang diadakan J-Fest. Para anggota J&K-Lovers Hana Mori sedang menonton dengan riang dan santai. Namun tiba-tiba sesuatu yang aneh terjadi. Cuaca yang tadinya cerah berubah menjadi gelap gulita seperti akan ada badai saja.
        Angin yang berhembus kencang membuat suasana tambah mengerikan. Namun anehnya, tidak semua orang menyadari perubahan cuaca yang mendadak ini. Sebagian dari mereka malah ada yang masih asyik berkabaret ria (soalnya kebetulan sedang ada kabaret Bleach).
        Tiba-tiba dari langit terbentuk sebuah lubang besar berwarna hitam yang seolah-olah menampakkan bagian luar angkasa. Dari lubang hitam itu tiba-tiba muncul sebuah sosok besar berwarna dominan putih (mungkin kalo tidak besar bisa dikira pocong, soalnya waktu keluar bentuknya emang seperti pocong dibalut kain berwarna putih). Begitu makhluk itu keluar, beberapa orang berlarian dengan panik. Dan sesaat kemudian setelah berlari-lari mereka langsung ambruk.

        Makhluk apa itu?? Kenapa tidak semua orang bisa melihatnya dan panik?? Kenapa tiba-tiba orang yang berlarian itu langsung ambruk? Apa yang sebenarnya sedang terjadi???


#SOUL SOCIETY
        Dilaporkan adanya kemunculan hollow dengan reiatsu  aneh. Beberapa shinigami yang ditugaskan menjaga tempat itu tidak mampu menanganinya. Bahkan ada beberapa shinigami yang menghilang. Rapat para kapten pun diadakan.

        Setelah rapat selesai, diputuskan bahwa Byakuya Kuchiki, Hitsugaya Toushiro, Renji Abarai, Rukia Kuchiki, Hanataro, dan pengganti shinigami, Ichigo Kurosaki, untuk pergi ke wilayah penyerangan para hollow dengan tipe baru (kata Mayuri hollow itu tipe khas yang ada disana yang muncul setiap 400 tahun sekali). Mereka pun berangkat ke Indonesia (tempat munculnya para hollow aneh) setelah mendapatkan barang-barang yang dibutuhkan dari Urahara. Seperti alat penterjemah dll.

#Jogja, Indonesia
        Setelah kejadian aneh di JEC –yang kebetulan diliput tv- seorang gadis yang nyaris jadi korban, Spica, sedang menyelidiki kejadian aneh itu. Sebelumnya dia sudah dapat peringatan dari seseorang tak dikenal yang kebetulan selalu ditemuinya di dekat tangga kost (kamarnya di lantai 2) waktu malam hari. Dan salah seorang senpai di tempat kostnya –senpainya bisa lihat hal-hal ghaib- juga sudah memberi tahu.
        Sebelumnya dia sering dengar suara aneh di sekitarnya dan orang misterius itu selalu muncul. Dan setelah orang itu muncul suara-suara aneh itu pun menghilang. Orang misterius itu berbaju hitam seperti kimono. Ya!! Orang itu adalah shinigami penjaga kota itu yang entah sejak kapan memperhatukan Spica.

        Sebenarnya itu semua bukan urusannya. Tapi karena kedua temannya menjadi korban setelah melindunginya, makanya dia mati-matian mecari tahu mengenai apa yang sebenarnya terjadi di JEC. Karena anehnya setelah kejadian di JEC kemarin yang memakan banyak korban, makhluk-makhluk itu tidak muncul lagi. Begitu juga shinigami yang selalu mengunjunginya.

#Bandara Narita
        Para shinigami yang menggunakan gigai dan Ichigo –Kon juga ikut- berangkat ke Indonesia.

#Bandara Adi Sucipto
        Para shinigami tiba di Jogja. Mereka menggunakan seluruh peralatan yang diberikan Urahara. Mereka juga menyewa seorang tour guard seperti saran Ichigo.
        Saat ini mereka sedang menunggu tour guard mereka untuk menemukan mereka setelah ditelepon oleh Byakuya selaku ketua dalam ekspedisi kali ini (Apa??!! Ekspedisi?? Ekspedisi alam ghaib ya?? Khe khe khe).
        Tour guard mereka pun akhirnya menemukan mereka setelah kira-kira hampir 1 jam mereka menunggu.
        “Dasar tour guard tidak berpengalaman!!“ batin Ichigo kesal.

        Akhirnya mereka pun diantar ke Jogja Town House untuk menginap disana. Dan selama 3 hari mereka jalan-jalan keliling kota Jogja. Dan 4 hari selanjutnya keluar kota. Mereka kelilingi semua tempat di propinsi Yogyakarta.
        Saat ke JEC –kebetulan disana ada pameran kuliner, mereka merasakan sisa-sisa reiatsu yang cukup besar. Malam harinya Hitsugaya, Ichigo dan Renji memeriksa tempat itu.

#JEC
        “Hitsugaya-taichou, bagaimana?” tanya Renji pada Hitsugaya yang sedang memeriksa tempat itu.
        “Aneh! Bahkan sisa-sisa pertempuran pun tidak ada.” kata Hitsugaya serius.
        “Itu berarti disini tidak pernah terjadi perlawanan kan?” tanya Ichigo.
        “Ya!” jawab Hitsugaya.
        DEG!! Tiba-tiba mereka merasakan reiatsu yang aneh.
        “Dari arah sana!!” kata Hitsugaya seraya berlari ke arah samping JEC.
        “Eh?!! Tunggu Toushiro…!!” panggil Ichigo.
        “Hitsugaya-taichou…!!” teriak Hitsugaya pada Ichigo yang memanggilnya Toushiro.
        Mereka pun menuju ke arah asal reiatsu aneh itu. Tapi begitu mereka sampai reiatsu itu langsung menghilang.
        “Me-menghilang!!” kata Renji.
        “Ya! Bagaimana bisa?” tanya Ichigo.
        “Mana kutahu…!!!” jawab Hitsugaya.

        Krosak!! Krosak!! DEG!! Semuanya merindnig. Glek!!
        “Da-dari arah semak-semak…” kata Hitsugaya lirih.
        Lalu mereka semua membungkukkan badan bersembunyi di dekat mushola seraya menunggu apa yang akan keluar dari semak-semak. Lalu…
        “Miaaww…” Seekor kucing muncul. “Meeooong… Meooong… Meoooong…” terdengar banyak suara kucing.
        “Eh??!!” lalu Ichigo mendekati semak-semak dan melihat ada anak kucing disana.
        “Oh! Habis melahirkan ya??!!” kata Hitsugaya yang entah sejak kapan sudah berada disamping Ichigo dengan mata berbinar-binar. “Ayo kita piara!!” kata Hitsugaya senang.
        “Hah?!!” Ichigo dan Renji langsung sweat drop melihat reaksi Hitsugaya yang aneh itu.
        “Tidak apa-apa kan??!! Jika mereka disini terus bisa-bisa mereka dimakan kucing lainnya. Lagipula induk kucing itu juga meminta kita menjaganya.”
        “Eh?!! Induk kucing? Memangnya kau bisa bicara dengan hewan ya Toushiro??” tanya Ichigo.
        “Hitsugaya-taichou! Lagipula siapa yang bisa bicara dengan hewan? Induk kucingnya sudah tewas tuh!” kata Hitsugaya sambil nunjuk ke ara kucing yang dari arah perutnya keluar darahnya.
        “Tunggu! Kenapa perutnya bolong seperti terkoyak begitu?!” tanya Ichigo.
        “Aku juga tidak tahu!!” jawab Hitsugaya.
        “Bukankah itu karena dia melahirkan?” jawab Renji. Bletak!! “Aww…!!” Jitakan Ichigo sukses mendarat di kepala Renji.
        “Mana ada melahirkan lewat perut dan sampai perutnya terkoyak seperti itu?!!" kataIchigo.
        “A-ada kok?!!” kata Renji yakin.
        “Dimana?” tanya Hitsugaya yang mulai heran.
        “Di novel Breaking Dawn karyanya Stephanie Meyer! Bella Swan kan melahirkan anaknya dengan cara perutnya dikoyak oleh vampir lain karena Bella sendiri sudah tidak kuat!”
        Alis Hitsugaya dan Ichigo naik turun sambil sweat drop.
        “Ah! Sudahlah! Kau ini memang terlalu banyak baca buku aneh!” kata Hitsugaya seraya menggali lubang. (:O sejak kapan Renji suka baca buku?!!!)
        “Eh?! Mau apa kau Toushiro?” tanya Ichigo.
        “Hitsugaya-taichou! Menurutmu aku sedang apa?”
        “Menggali tanah.” jawab Renji polos.
        “Sudah tahu kan?!! Kalau begitu cepat bantu!” suruh Hitsugaya.
        “Memangnya untuk apa?” tanya Ichigo. Duak!! Sebuah pukulan mendarat tepat di kepala Ichigo. “Apa-apaan sih?!” teriak Ichigo pada Hitsugaya.
        Hitsugaya pasang death glare. “Tentu saja untuk menguburkan kucing itu! Baka!”
        “Ukh… Ba-baiklah…” jawab Ichigo dan Renji yang takut dijitak.
        Sementara Ichigo dan Renji menggali lubang, Hitsugaya mengambil kucing itu dan mengamati.
        “Mungkin benar juga kata Renji. Kucing ini memang dikoyak oleh sesuatu. Tapi jelas bukan untuk melahirkan anaknya. Karena sepertinya anaknya itu sudah lahir beberapa hari sebelum ini. Tapi, untuk apa?!” batin Hitsugaya dengan serius memperhatikan kucing itu, “Dan ini…! Organ dalamnya banyak yang hilang. Jantung, paru-paru, hati, ginjal… Memangnya ada ya, yang memakai kucing sebagai tumbal?” kata Hitsugaya yang langsung sweat drop memikirkan hal itu. “Ah! Ini!! Reiatsu ini…!!”
        “Hey, Toushiro! Mau seberapa dalam lubangnya?” tanya Ichigo sementara Renji terus menggali. “Hey! Berhenti dulu Renji!!”
        “Hah?” jawab Renji yang langsung menghentikan aktivitas menggali lubangnya.
        “Sudah cukup kok!” Lalu Hitsugaya berjalan ke arah lubang yang sudah mereka gali.

#Tempat Kost Spica
        Sementara itu, waktu sudah menunjukkan pukul 23.00 WIB.
        Spica yang baru pulang dari kuliahnya memandangi tangga dimana dia biasa mendapati sosok shinigami -yang sejak sebulan lalu- selalu membuatnya penasaran dan ngeri. Diapun lalu bertanya-tanya, bagaimana dia bisa lihat? Dia kan tidak punya kelebihan apa-apa?

#JEC
        Hitsugaya, Ichigo dan Renji menguburkan tubuh kucing itu. Lalu mereka terpaksa membawa pulang anak-anak kucing itu atas permintaan induknya yang ternyata sudah menjadi roh. Lalu Hitsugaya meng-konsou induk kucing tersebut setelah bersedia janji untuk merawat anak-anak kucing induk itu.

つづく。。。

Tidak ada komentar:

Posting Komentar